KUALITAS AIR SUNGAI SAGO KECAMATAN SENAPELAN KOTA PEKANBARU TAHUN 2016

  • Jufenti Ade Fitri STIKes Al-Insyirah, IAKMI

Abstract

ABSTRAK

Sungai Sago yang merupakan anak sungai Siak yang telah mendapat tekanan-tekanan lingkungan akibat dari pemanfaatan lahan serta aktivitas-aktivitas manusia berupa permukiman, pasar, perkantoran, rumah sakit  dan industri. Tekanan lingkungan tersebut diindikasikan telah menyebabkan terjadinya penurunan kualitas air Sungai Sago.

Tujuan Umum penelitian ini yaitu untuk Mengetahui Kualitas Air sungai Sago Kecamatan Senapelan Kota Pekanbaru 2016 dan faktor yang mempengaruhi kualitas air Sungai Sago Kecamatan Senapelan Kota Pekanbaru.

Penelitian ini bersifat Deskriptif Kuantitatif dengan desain penelitian Non Standar, guna mengetahui kualitas air sungai berdasarkan indikator Kualitas Air. Sampel yang diambil yaitu dari 3 titik, Stasiun I di Hulu lokasi jl. Cut Nyak Dien gg. Jambu Air, Stasiun II di Tengah lokasi jl. Juanda, Stasiun III di Hilir jl. Pelita Pantai.

Hasil penelitian ini yaitu menjelaskan bahwa Kualitas Air Sungai Sago pada Stasiun I di Hulu adalah termasuk kategori sedang (Medium) dengan angka WQI (Water Quality Index) pada pagi hari yaitu 66.09 dan sore hari 65.33. Stasiun II di Tengah adalah termasuk kategori sedang (Medium) dengan angka WQI (Water Quality Index)  pada pagi hari yaitu 61.05 dan sore hari 56.34. Stasiun III di Hilir adalah termasuk kategori sedang dengan angka WQI (Water Quality Index)  pada pagi hari yaitu 65.45 dan sore hari 57.88.

Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Aktifitas Masyarakat Daerah Aliran Sungai Sago akan mempengaruhi kualitas air Sungai Sago .

Saran dalam penelitian ini adalah Signifikansi Sosial Diharapkan penerapan Perda Kota Pekanbaru tentang Sumur Resapan. Signifikansi Ilmiah Hasil penelitian sejenis agar dilakukan sampling berulang-ulang berdasarkan waktu yang berbeda.

 

Kata Kunci    : Kualitas air, Sungai, Daerah Aliran Sungai (DAS)

References

Achmad, Rukaesih. 2004. Kimia Lingkungan. PenerbitAndi. Yogyakarta

Agustiningsih, Dyah. 2012. Kajian Kualitas Air Sungai Blukar Kabupaten Kendal Dalam Upaya Pengendalian Pencemaran Air Sungai. Semarang :Universitas Diponegoro.

Asdak, C. 2010. Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. Gajah mada University Press. Yogyakarta

Bahtiar, Ayi. 2007. Polusi Air Tanah Akibat Limbah Industri Dan Rumah Tangga Serta Pemecahannya. Makalah disampaikan Pada Pemberdayaan Masyarakat Tentang Konservesi Air Tanah di Wilayah Rancaekek Kabupaten Bandung.

Balha, Eno. 2016. Jurnal Pengolahan Limbah Pasar dan Pertanian. Yogyakarta

Davis, M. L. and D. A. Cornwell. 1991. Introduction to Environmental Engineering. Second Edition. Mc-Graw-Hill. Inc, New York

Data Badan Pusat Statisti (BPS), 2015. Pekanbaru Dalam Angka. Pekanbaru

Data Informasi Kecamatan Senapelan. 2015. Penyakit yang ditangani di Puskesmas Senapelan. Pekanbaru

Effendi, Hefni. 2003. Telaah Kualitas Air :Bagi Pengelolaan Sumber Daya dan Lingkungan Perairan. Penerbit KANISIUS. Yogyakarta

Fardiaz, Srikandi.1992.Polusi dan Udara. Penerbit Kanisius. Yogyakarta

Hach, Clifford. C. R. L. Klein, Jr. C. R. Gibbs. 1997. Introduction to Biochemical Oxygen demand. Technival Information Series.No. 7.Hach Company. USA

Hadi, Sudharto. P. 2005.Dimensi Lingkungan Perencanaan Pembangunan. Yogyakarta :GadjahMada University Press.
Hendrawan, Diana. 2005. Kualitas Air Sungai Dan Situ Di DKI Jakarta.Makara, Teknologi, Vol. 9, No. 1 April 2005 : 13-19.

Hidayati, Deny, 1998. Penduduk, pembangunan dan Lingkungan :Potensi, Permasalahan dan Tantangan di KTI. Prosiding Membangun Manusia Berkualitas di Kawasan Timur Indonesia: Menghadapi Era Globalisasi, 91-130.

Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 115 Tahun 2003 Tentang Pedoman Penentuan Status Mutu Air

Keraf, A. Sonnya. 2010. Krisis Dan Bencana Lingkungan Hidup Global.Yogyakarta :Penerbit Kanisius.

Metcalf and Eddy. 2003. Wastewater Engineering : Treatment Dan Reuse. Fourth Edition.Mc.Graw Hill Company

Monoarfa, Winarni. 2002. Dampak Pembangunan BagiKualitas Air Di Kawasan Pesisir Pantai Losari, Makassar.Sci & Tech, Vol. 3 No. 3 Desember 2002: 37-44

Mudarisin. 2004. Strategi Pengendalian Pencemaran Sungai (StudiKasus Sungai Cipinang Jakarta Timur). Jakarta: Universitas Indonesia.

Mulyanto, H. R. 2007. Sungai, Fungsi dan sifat-Sifatnya. Graha Ilmu. Yogyakarta

Odum, E.P. 1971. Fundamental of Ecology.W.B. Saunder Com. Philadelphia 125.Pp

Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 01 Tahun 2010 tentang Tata Laksana Pengendalian Pencemaran Air

Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air

Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2011 Tentang Sungai.

Runtunuwu, E. Kondoh, A. Subagyono, K. 2010. Effect of Land Use on spatial and seasonal variation of water quality in Ciliwung River, West Java Indonesia. Jurnal Riset Geologi dan Pertambangan. Vol. 20 No.1

Salmin. 2005. Oksigen Terlarut (DO) dan Kebutuhan Oksigen Biologi (BOD) Sebagai Salah Satu Indikator Untuk Menentukan Kualitas Perairan. Jurnal Oseana, Volume XXX, Nomor 3, pp : 21-26

Soemarwoto, Otto. 2009. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan. Yogyakarta: Gajah Mada University Press
Supangat, A. B. 2008. Pengaruh berbagai Penggunaan Lahan Terhadap Kualitas Air Sungai di Kawasan Hutan Pinus di Gombong, Kebumen, Jawa Tengah. Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam.Vol.5. No.3.pp267-276

Tafangenyasha, C. and T. Dzinomwa. 2005. Land-use Impacts on River Water Quality in Lowveld Sand River Systems in South-East Zimbabwe. Land
Use and Water Resources Research. Vol.5 (3.1-3.10)

Yetti,E,. Soedharma, D. Haryadi, S. 2011. Evaluasi Kualitas Air Sungai-Sungai di Kawasan DAS Brantas Hulu Malang dalam Kaitannya Dengan Tata Guna Lahandan Aktivitas Masyarakat di Sekitarnya. Jurnal PSL. Vol. 1 No. 1, pp. 8-13.

Yudo, Satmokodan N. I. Said. 2001. Masalah Pencemaran Air di Jakarta, Sumber Dan Alternatif Penanggulangannya.Jurnal Teknologi Lingkungan. Vol. 2.No. 2.pp 199-205

Wardhana, Wisnu. 2004. Dampak Pencemaran Lingkungan. Penerbit ANDI.Yogyakarta

Warlina, Lina. 2004. PencemaranAir :Sumber, DampakdanPenanggulangannya. MakalahPengantarkefalsafahSains.InstitutPertanian Bogor. Bogor

Xia Yu. H. Lingguang. XuLigang. 2011. Characteristics of Diffuse Source N Pollution in Lean River Catchment. Procedia Environmental Sciences.Vol. 10.pp 2437 – 2443

Thompson B, Nitrates And Nitrites Dietary Exposure and Risk Assessment. Institute of Environmental Science & Research Limited. Christchurch Science Centre. New Zealand. (2004). Available from: www. esr. cri.nz. Access on: November 22, 2016.

Utomo, T.P., M. Romli, A.M. Fauzi, A. Ismayana. (2001). Kajian proses penyisihan nutrien dari limbah cair pabrik karet menggunakan reaktor tiga tahap. Jurnal Teknik dan Manajemen Lingkungan. Pusat Studi Lingkungan Universitas Lampung. Februari 2001.

Vijayakumar S. et al. 2012. Microbial Diversity In Rubber Industry Effluent. International Journal of Pharmacy and Biological Sciences (eISSN: 2230-7605) IJPBS |Volume 2| Issue 1 |JAN-MARCH |2012|123-131. (http://ijpbs.com/ijpbsadmin/upload/ijpbs_50cd5893a9372) di unduh tanggal 04 Maret 2017.
Published
08-02-2020