EVALUASI PROGRAM PENGENDALIAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE (P2DBD)

  • Herlina Susmaneli STIKes Hang Tuah
  • Marni Yuliastri
  • Ulfa Khaira Auzar
Keywords: DHF control program, evaluation

Abstract

Dengue hemorrhagic fever is a disease severe health problems. Based on the Pekanbaru city health office profile, in 2017 the highest dengue mortality cases were at the puskesmas lima puluh cities in Pekanbaru with a mortality rate of 3.4%, The purpose of this study is generally to obtain information about the implementation of monitoring and evaluation of DHF control programs, with variable periodic larvae, epidemiological investigations, counseling and fogging. The type of research used is descriptive qualitative. With the number of informants 5. From the results of this study there are successes in monitoring of mosquito larvae that are in accordance with standard operating procedures, and there are several programs that have not been monitored, namely epidemiological investigation programs lack of coordination and slow case reports, less scheduled counseling, monitoring is only carried out for fogging officers for fogging only from the health department and seen from the results of evaluation of periodic larvae checks that meet national standards of 95% evaluation of epidemiological investigations that are not in accordance with the number of dengue cases, evaluation of counseling seen from the number of DHF counseling a year conducted 9 times, fogging evaluation which was only done 1 cycle so that the success of fogging was not standardized.

Keywords: DHF control program, evaluation

 

References

Alamsyah dedi. (2012). manjemen pelayanan kesehatan. yogyakarta: nuha medika
Azwar, A (2010). Pengantar administrasi kesehatan. Tangerang: Binarupa askara Publisher.
Depkes RI. 2005. P2DBD di Indonesia.
Dinkes Kota Pekanbaru. (2015). Profil Kesehatan Kota Pekanbaru. Pekanbaru: Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru.
Dinkes Kota Pekanbaru. (2016). Profil Kesehatan Kota Pekanbaru. Pekanbaru: Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru.
Dinkes Kota Pekanbaru. (2017). profil kesehatan pekanbaru. Pekanbaru: Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru
Dinkes Provinsi Riau. (2015). Profil Kesehatan Provinsi Riau. Pekanbaru: Dinas Kesehatan provinsi Riau.
Dinkes Provinsi Riau. (2016). Profil Kesehatan provinsi Riau. Pekanbaru: Dinas Kesehatan Provinsi Riau.
Direktorat jenderal pengendalian penyakit dan penyehatan Lingkungan ,Kementerian kesesehatan,RI. (2011). Modul pegendalian penyakit deman berdarah dengue.jakarta: kemenkes RI
Djoko Wijono. (2010). Evaluasi Program Kesehatan Dan Rumah Sakit. Yogyakarta: Gosyen Publishing
Herlambang, S., & Murwani, A. (2012). cra mudah memehami manajemen kesehatan dan rumah sakit. yogyakarta: gosyen publishing.
Fitri Y. 2016. Analisi pelaksanaan Program penanggulangan demam berdarah dengue (DBD) dipuskesmas purnama kota dumai. (Diakses 10 Mei 2018)
Julkifnidin. (2016). Analisis Pelaksanaan Program Pemberantasan DBD dan tingkat keberhasilan pencegahan dan pengendalian di puskesmas wilayah kabupaten kota waringin barat. http://eprints.ums.ac.id/46060/36/1.Pbulikasi_Upload.2003.pdf. (Diakses 30April 2018 pukul 22.22 wib).
Kementerian Kesehatan RI. (2016). Profil Kesehatan Indonesia tahun 2016. Jakarta.
Notoatmodjo, S. (2007). kesehatan masyarakat dan ilmu seni. jakarta: rineka cipta.
Prijambodo. (2014). Monitoring dan Evaluasi. Bogor: IPB Press
Profil Puskesma Lima Puluh. (2017). Pekanbaru Puskesmas Limah Puluh Kota Pekanbaru
Rahayu, T. (2012). Evaluasi Pelaksanaan Program Pencegahan Dan Penanggulangan Penyakit Demam Berdarah Dengue Di Wilayah Kerja Puskesmas Ketapang 2 (Studi di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang Kabupaten Kotawaringin Timur Propinsi Kalimantan Tengah). Jurnal Kesehatan Masyarakat, 1(2), 479–492. Retrieved from http://Ejournals1.Undip.Ac.Id/Index.Php/Jkm. (Diakses 16 Maret 2018 pukul 16.12 wib)
Riyanti, (2008). Evaluasi pelaksanaan program P2DBD diwiayah kerja puskesmas kecamatan duren sawit jakarta timur . (Diakses 28 juli 2018 pukul 19.43 wib)
Sari, Y. M. (2013). Evaluasi Pelaksanaan Program Pemberantasan Evaluation of the Dengue Fever Eradication Program ( DFEP ) Implementation in the Service Area of Tamalanrea Community Health Center Makassar, 125–132. https://media.neliti.com/media/publications/213174-evaluasi-pelaksanaan-program-pemberantas.pdf. (Diakses 16 Maret 2018 pukul 16.12 wib).
Suarta,G.dkk evaluasi pelaksanaan fogging dalam penanggulangan demam berdarah dengue . Denpasar. KMPK. UGM. No.9. 2009
Widoyono (2011). Penyakit tropis: epidemiologi,penularan,pencegahan & pemeratasan (2nd ed). Jakarta Erlangga
Wahdini A. Gambaran Evaluasi Pelaksanaan Program P2 DBD di Puskesmas Kecamatan Tanah Abang. 2007
World Organization Health (2017). Dengue and severe dengue http://www.who.int/mediacentre/factsheets/fs117/en/ (Diakses 10 Januari 2018 pukul 11.33 wib)
Zaputri, R., Sakka, A., & Paridah. (2016). evaluasi program penangguangan penyakit deman berdarah dengue (DBD) di puskesmas puuwau kota kendari. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat VOL. 2.NO.6/ MEI 2017; ISSN 250-731X, (Diakses 18 Juli 2018)
Published
30-06-2021