PELAKSANAAN ORIENTASI PASIEN BARU DI RSUD PETALA BUMI PEKANBARU PROVINSI RIAU

  • Junia Lestari Stikes Hangtuah Pekanbaru
  • Lita Lita
  • Yecy Anggreny
Keywords: Orientasi, Pasien, Perawat

Abstract

Orientasi pasien baru merupakan proses penerimaan pasien baru serta keluarga pada saat pertama kali pasien datang (24 jam pertama) dan keadaan pasien sudah tenang. Hasil obsevasi peneliti, perawat belum melakukan pelaksanaan orientasi pasien baru sesuai dengan standar operasional prosedur yang telah diterapkan. Orientasi pasien baru bertujuan membina hubungan saling percaya dan informasi awal yang berkaitan dengan proses keperawatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pelaksanaan orientasi pasien baru di RSUD Petala Bumi Provinsi Riau. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain survei. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat di ruang rawat inap RSUD Petala Bumi Provinsi Riau. Teknik sampling yang digunakan adalah consecutive sampling  dan jumlah sampel 35 responden di instalasi rawat inap RSUD Petala Bumi. Alat pengumpul data yang digunakan adalah wawancara 21 responden dan lembar observasi 14 responden. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan orientasi tata cara penggunaan bel dilakukan (78,6%), orientasi tata tertib fasilitas serta hak dan kewajiban pasien belum (100%) dilakukan, orientasi jam kunjung pasien (14,3%). Hasil penelitian diharapkan perawat RSUD Petala Bumi Provinsi Riau untuk meningkatkan pelaksanaan orientasi pasien baru sesuai SOP terutama tentang orientasia tata tertib, fasilitas serta hak dan kewajiban pasien.

References

Astuti, H, E, K. (2009). Transaksi terapeutik dalam upaya pelayanan medis di rumah sakit. Bandung:Citra Aditya
Firdaus, F.F., Dewi A. (2015). Evaluasi kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien rawat jalan peserta BPJS di RSUD Panembahan Senopati Bantul
Herlambang, Susatyo. (2016). Manajemen pelayanan kesehatan Rumah Sakit.Yogyakarta:Gosyen Publishing
Karimi, V., Hanifi, N., Bahraminejad, N., & Faghihzadeh, S. (2015). The effectof the family-centered orientation program on satisfaction with healthcare services among patients with coronary artery disease
Kusnanto, Gutarlin, S., & Arisandi, D. N. (2007). Admission orientation menurunkan stres pasien awal masuk rumah sakit (Admission orientation reduces the level stress of early hospitalized patients)
Nopriyanty, R. (2018). Nursing Management.Yogyakarta:Deepublish
Nursalam. (2011). Manajemen Keperawatan (3rd ed).Jakarta:Salemba Medika
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.4. (2018). Kewajiban Rumah Sakit dan Kewajiban pasien
Putri, A, D., Pascarani, D., Nyoman, Ni., Wismayanti, D., Wiwin, K. (2016). Pengaruh Kualitas Pelayanan Kesehatan Terhadap Kepuasan Pasien Peserta BPJS di Rumah Sakit Tingkat II Udayana Denpasar.
Rodiyah, S., & Praningsih. (2015). The provison of orientation to the anxiety levels of the new patient at the PONEK (obgyn) General Hospital Jombang
Sari, E. I,. Rofii, M. (2017). Gambaran perawat dalam melakukan orientasi pasien baru di instalasi rawat inap RSUD HJ. Anna Lasmanah Banjarnegara
Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit, (2018). SNARS
Yulihastin, E. (2009). Bekerja Sebagai Perawat.Jawa Barat:Erlangga Mahameru
Published
22-03-2021