PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG DEMAM BERDARAH DENGUE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BASUKI RAHMAD KOTA BENGKULU

  • Vike Pebri Giena STIKES Tri Mandiri Sakti Bengkulu
  • Okta Riyani
  • Effendi Effendi
Keywords: Penyuluhan Kesehatan, Tingkat Pengetahuan, DBD

Abstract

Pada hakekatnya penularan DBD tidak terlepas dari pengetahuan, pendidikan dan perilaku serta kondisi lingkungan tempat tinggal masyarakat yang bersangkutan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh Penyuluhan Kesehatan terhadap Tingkat Pengetahuan masyarakat tentang demam berdarah dengue di wilayah kerja puskesmas basuki rahmad kota bengkulu tahun 2019. Penelitian ini menggunakan desain one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang berobat di wilayah kerja Puskesmas Basuki Rahmad kota Bengkulu. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling diperoleh sampel sebesar 48 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik wawancara menggunakan kuesioner yang dibagikan dan di isi langsung oleh responden. Teknik analisa data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian ini didapat nilai significancy (sig) sebesar 0,000 (p<0,05). Hasil penelitian didapatkan: dari 48 orang tingkat pengetahuan masyarakat tentang DBD sebelum diberikan perlakuan yaitu sebanyak 17 orang (35.4%) dengan pengetahuan kurang, sebanyak 25 orang (52.1%) dengan pengetahuan cukup, dan sebanyak 6 orang (12.5%) dengan pengetahuan baik; dari 48 orang tingkat pengetahuan masyarakat tentang DBD setelah diberikan perlakuan yaitu sebanyak 14 orang (29.2%) dengan pengetahuan cukup, dan sebanyak 34 orang (70.8%) dengan pengetahuan baik; ada pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan masyarakat tentang demam berdarah dengue diwilayah kerja puskesmas Basuki Rahmad Kota Bengkulu. Diharapkan kepada petugas kesehatan untuk melakukan upaya dalam penyebaran infomasi melalui penyuluhan yang berkaitan dengan pencegahan penyakit endemik guna meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan khususnya tentang demam berdarah dengue

References

Agniya. (2015). Laporan KLB Demam Berdarah Di Dunia. Di akses tanggal 12 Maret 2017 dari http://www.cnnindonesia.com
Baitipur, L. N. & Rudatin, W. (2018). Pendidikan Kesehatan Melalui Video Untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Praktek PSN DBD. Jurnal of Health Education, 3 (2), 86-90
Baraj, P. Chahar, H. S. Pandey, A. (2008). Infeksi Virus Dengue Selama Wabah Demam Berdarah Pada Tahun 2006 di India, Virol J, 5, 1-6.
Dinas Kesehatan Kota Bengkulu. (2016). Profil Kesehatan Provinsi Bengkulu Tahun 2015. Bengkulu: Dinas Kesehatan Provinsi.
Dinas Kesehatan Kota Bengkulu. (2018). Jumlah Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) Menurut Jenis Kelamin, Kecamatan dan Puskesmas Kota Bengkulu. Bengkulu: Dinas Kesehatan Kota.
Fitriani, S. (2011). Promosi Kesehatan. Jakarta: Graha Ilmu.
Jayatlah. Udaya, R. Syamalle, K. Udeni, K. A. Dassanayake. Manoji, P. Rangebandara, S. Wanninayake, M. Ashoka, T. K. Wanninayake.
Marasinghe, M. C. R. & Kodiarachchige, D. T. (2018). Knowledge and Attitude Regarding Dengue Fever among the Outdoor Patients of the
Teaching Hospital Peradeniya, Sri Lanka. International Journal of Medical Research & Health Sciences, 7(1), 77-84
Kartini, R. K. Marini, S. & Devy, S. R. (2018). Penyuluhan Kesehatan Rutin Puskesmas Untuk Mencegah Sekolah Dasar Dengan Kejadian DBD Di Kota Madiun Tahun 2017. Journal of Pharmaceutical Science and Medical Research, 1 (1), 12-20
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2015). Demam Berdarah Biasanya Mulai Meningkat di Januari. Di publikasikan pada tanggal 08 Januari 2015, dari www.kemenkes.go.id
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Infodatin 2016 (Situasi Demam Berdarah Dengue di Indonesia). Jakarta: Pengolahan Data dan Informasi, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.
Kurniawan. (2010). Pengaruh Penyuluhan Terhadap Tingkat Pengetahuan Masyarakat dan Kepadatan Aedes Aegepty di Kecamatan Bayah Provinsi Banten. Makara Kesehatan. 14(2), 81-85
Manalu, H. S. P. & Amrul, M. (2016). Pengetahuan dan Perilaku Masyarakat dlam Pencegahan Demam Berdarah Dengue di Provinsi Jawa Barat dan Kalimantan Barat. Aspirator, 8 (2), 69-76
Nasution, S. Dwi, S. & Cahyono, T. W. (2018). Penyuluhan Kesehatan untuk Pencegahan dan Risiko Penyakit DBD dalam Manga dan Infografis. Jurnal Penyuluhan, 14(1), 118-131
Nguyen, H. V. Phung. Q. T. D. Tu, H. N. Giang, T. V. Chi, L. H. Tung, T. T. Nu, T. T. Son, H. N. Huyen, P. D. Giang, H. H. Huong, L. T. Nguyen. Anh, K. D. Cuong, D. D. Tung, H. T. Bach, X. T. Carl, A. Latkin. Cyrus, S. H. H. & Roger, C. M. H. (2019). Knowledge, Attitude and Practice about Dengue Fever among Patients Experiencing the 2017 Outbreak in Vietnam. Internasional Journal Of Environmental Research and Public Health, 16, 1-12
Rahmat, M. (2016). Implementasi Kebijakan Pengendalian Pentakit Demam Berdarah Dengue Di Pusat Kesehatan Talise Kota Palu. e Jurnal Katalogis. 4 (4), 1-13
Rubandiyah, H. & Efa, N. (2018). Pembentukan Kadet Jumantik Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Siswa Di Sekolah Dasar. Higeia Journal Of Public Health Research And Development, 2(2), 216-226
Soegeng. (2008). Demam Berdarah Dengue. Edisi 2. Surabaya: Airlangga University Press.
Sungkar, S. Winita, R. & Agnes. K. (2010). Pengaruh Penyuluhan Terhadap Tingkat Pengetahuan Masyarakat dan Kepadatan Aedes Aegyti di Kecamatan Bayah Provinsi Banten. Makara Kesehatan, 14 (2), 81-85
Susilo, R. (2011). Pendidikan Kesehatan Dalam Keperawatan. Yogyakarta: Nuha Medika.
Syafiudin, M. Wantiyah. & Kushariyadi (2018). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Metode Brainstroming dan Video Terhadap Pengetahuan tentang Demam Berdarah pada Keluarga di Wilayah Kerja Puskesmas Puger Kabupaten Jember. e-Jurnal Pustaka Kesehatan, 6(1), 141-145
Trapsilowati, W. Aryani, P. & Ristiyanto. (2014). Peran Pengatahuan dan Tingkat pendidikan Terhadap Perilaku Pengendalian Vektor DBD pada Masyarakat Di Kelurahan Endemis Koata Samarinda 2009. Vektora, 6(2), 4-45
Usman, H. B. Abdullah, A. Ola, A. (2018). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Demam Berdarah: Perbandingan Pengetahuan, Sikap, dan Praktek di Publik dan Swasta Sekolah Tinggi Jeddah. Cureus. 10 (12), 1-10
Vaishnavi, B. Shobha, C. Narahi, M. G.Justin, K. Lalremruata. Esther, L. & Frency, S. B. (2015). Study of Impact of Health Education On Knowledge, Attitude and Practice Related To Dengue Fever. World Jurnal Of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences. 4 (10), 748-761
Wiskha, D. F. Muhlisin. A.H.M. & Kartinah. (2013). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Perubahan Tingkat pengetahuan Dan Sikap Masyarakat Tentang Demam Berdarah Dengue di Desa Trosono Kabupaten Magetan
World Health Organization. (2015). Thresholds for the Cost– Effectiveness of Interventions: Alternative Approaches. [Online] Available at [Acessed 30 June 2018] http://www.who.int/bulletin/volumes/93/2/14-138206/en/
World Health Organization. (2018). Dengue dan berat Dengue. Di akses 21 Juni 2018 dari http://www.who.int/en/news-room/fact-sheet/rinci/dengue-and-berat-dengue
Yatini, B. C. Yeti, N. & Alfyana, N. R. (2013). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Tingkat Pengetahuan Warga Tentang Penyakit Demam Berdarah Di Desa Jetis Kecamatan Baki Kabupaten Sukoharjo; 1-11
Zulaikhah, S. T. & Iwang. (2018). Pengaruh Penyuluhan Terhadap Kepadatan Aedes Aegypti dalam Pencegahan Demam Berdarah. Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat.
Published
06-06-2020