HUBUNGAN FAKTOR PSIKOSOSIAL DENGAN KEJADIAN INSOMNIA PADA LANSIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA SABAI NAN ALUIH SICINCIN

  • ira sri budiarti stikes ypak padang sumatera barat
Keywords: Stres emosional, Perasaan cemas, Kejadian insomnia

Abstract

Ganggun tidur pada lansia merupakan keadaan dimana individu mengalami suatu perubahan dalam kuantitas dan kualitas pola istirahatnya yang menyebabkan rasa tidak nyaman, merasa pusing, kelelahan, gelisah, otot tegang, nyeri dan kesulitan berkonsentrasi. Insomnia pada lansia dipengaruhi oleh faktor status kesehatan atau penyakit, kecemasan dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Faktor Psikososial Dengan Kejadian Insomnia Pada Lansia Di Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih Sicincin. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik, dengan desain penelitian cross sectional study. Penelitian ini telah dilakukan di Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih Sicincin pada bulan Februari sampai Agustus 2019. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 110 orang. Disarankan kepada pihak panti lebih meningkatkan bimbingan, penanganan dan binaan terhadap lansia dengan memberikan penyuluhan tentang stres emosional, meningkatkan dan memotivasi lagi kegiatan yang melibatkan lansia dalam upaya mengurangi stres emosional dan perasaan cemas lansia. Bagi peneliti seanjutnya dapat melakukan penelitian mengenai hubungan faktor psikososial lainnya seperti status kesehatan, keluarga, dan gaya hidup.

References

Amalia, I. 2017. Hubungan Antara Kualitas Tidur dengan Kelelahan Fisik Pada Lansia (skripsi). Universitas diponegoro.
Arikunto, Suharsimi. 2002. Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.
. 2010. Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.
Astuti, N.M. 2016. Penatalaksanaan Insomnia pada Usia Lanjut. http://download.portalgaruda.org/article.php?article=82535&val=970 . Diakses pada tanggal 23 februari 2019.
Badan Pusat Statistik. 2015.
http://.ilo.org/wcmsp5/groups/public/@asia/@robangkok/ilojakarta/documentspresentation/wcms-346599.pdf . Diakses pada tanggal 14 Agustus 2019.
Capertino, 2010. Hubungan perasaan cemas dengan kejadian insomnia pada lansia. https:marialimun.wordpress.com/2014/09/16kecemasan-pada-lansia/. Diakses pada tanggal 11 Agustus 2019.
Erwani & Nofriandi. 2017. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Insomnia pada Lansia di Puskesmas Belimbing Padang. www.jik.stikesalifah.ac.id/index.php/jurnalkes/article/view/38 . Diakses pada tanggal 19 Februari 2019.
Fatmah. 2010. Hubungan Depresi Dengan Kejadian Insomnia Pada Lansia Di Panti Sosial Tresna Werdha Kasih Sayang Ibu Batusangkar. Skripsi. Padang: Fakultas Keperawatan Universitas Andalas.
Harold & Benjamin. 1997. Buku Ilmu Pengetahuan Perilaku Psikiatri Klinis. Jakarta : Erlangga.
HARS-Hamilton Rating scale For Axienty . http://repository.maranatha.edu/1625/2/0310097_Appendices.pdf.
Hawari, Dadang. 2011. Manajemen Stres, Cemas dan Depresi. FKUI: Jakarta.
Hidayat, A. Aziz Alimul. 2009. Metode Penelitian Keperawatan dan Teknik Analisa Data. Jakarta : Salemba Medika.
. 2012. Riset Keperawatan dan Teknik Penulisan Ilmiah. Jakarta : Salemba Medika.
.. 2014. Pengantar Kebutuhan Dasar Manusia. Jakarta: Salemba Medika.
Indah & pepin. 2015. Hubungan Stres dengan Insomnia pada Lansia di Desa Gambiran Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang. http://jurnalperawat.stikespemkabjombang.ac.id/index.php/september2015/article/view/16 . Diakses pada tanggan 1 Maret 2019.
Jouwana, Setya. 2006. Psikopatologi Insomnia. Cermin dunia kedokteran No. 53, www.kalbe.ci.id . Diakses pada tanggal 01 April 2019.
KSPBJ-IRS (Psikiatri Biologik Jakarta – Insomnia Rating Scale). 2009. https://dspace.uii.ac.id/bitstream/handle/123456789/526/07.3%20lampiran%203.pdf?sequance=15&isAllowed=y . Diakses pada tanggal 8 April 2019.
Laraswati & AA Istri. 2015. Faktor yang Menyebabkan Gangguan Tidur (insomnia) pada lansia. http://poltekkes-denpasar.ac.id/Files/JURNAL%20GEMA%20KEPERAWATAN/JUNI%202015/1%20Nengah%20Sumirta.pdf . Diakses pada tanggal 1 Maret 2019.
Mardiaya. Y & Zelfino. 2017. Hubungan Tingkat Stres Lansia dan Kejadian Hipertensi pada Lansia di RW 01 Kunciran Tangerang. http://ejurnal.esaunggul.ac.id/index.php/formil/article/viewFile/881/881 . Diakses pada tanggal 28 februari 2019.
Mickey & Patricia. 2007. Buku Ajar Keperawatan Gerontik. Ed.2. Jakarta : EGC.
Notoatmodjo, Soekidjo. 2012. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.
Nugroho, Wahyudi. 2008. Keperawatan Gerontik & Geriatrik. Ed.3. Jakarta : EGC.
Nursalam. 2013. Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan : Pendekatan Praktis Edisi 3. Jakarta : Salemba Medika.
Pandeirot & Hendro. 2016. Pengaruh Terapi Musik Keroncong Terhaap Tingkat Insomnia pada Lansia di PSTW Usia Anugrah Surabaya. http://ejournal.akperwilliambooth.ac.id/index.php/D3.kep/article/download/35/35 . Diakses pada tanggal 23 februari 2019.
Potter & Perry. 2006. Buku Ajar Fundamental Keperawatan. Volume 2. Ed.4. Jakarta : EGC.
Raharja, Ericha. A. 2013. Hubungan Tingkat Stres Dengan Kejadian Insomnia pada Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Diponegoro.
Rima & fredia. 2014. Hubungan Depresi Dengan Kejadian Insomnia pada lansia di PSTW Kasih Sayang Ibu Batusangkar.http://download.portalgaruda.org/article.php?article=495974&val=10153&title . Diakses pada tanggal 10 Maret 2019.
Sarwono. 2010. Asuhan Keperawatan Geriatrik. Ed. 2. Jakarta : EGC.
Vertysia, Fini M. 2017. Pengaruh Sleep Hygiene Terhadap Derajat Insomnia Pada Lansia di PSTW Sabai Nan Aluih Sicincin Padang Pariaman tahun 2017 (skripsi). Padang : FK Unand.
Yusuf, Ah. 2015. Buku Ajar Keperawatan Kesehatan Jiwa. Jakarta : Salemba
Published
06-06-2020