PELAKSANAAN TUGAS KESEHATAN KELUARGA DALAM PERAWATAN DAN MEMODIFIKASI LINGKUNGAN TERHADAP KEKAMBUHAN REMATIK PADA LANSIA

  • Fitra Mayenti STIKes Al-Insyirah Pekanbaru
Keywords: Kata Kunci : Perawatan, Memodifikasi Lingkungan, Lansia, Rematik

Abstract

Jumlah penduduk lansia di Indonesia pada tahun 2005 lebih kurang 18 juta jiwa dan pada tahun 2015 diperkirakan berjumlah lebih kurang 29 juta jiwa. Menurut data PBB, Indonesia diperkirakan mengalami peningkatan  jumlah penduduk lansia tertinggi di dunia, yaitu sebesar 414% hanya dalam kurun waktu 35 tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelaksanaan tugas kesehatan keluarga dalam memberi perawatan dan momodifikasi lingkungan terhadap kekambuhan rematik pada lansia di Jorong Taratak Pauh Kabupaten Solok tahun 2009. Desain penelitian ini deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional, penelitian ini dilaksanakan bulan September 2008 sampai dengan April 2009. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 120 responden dengan menggunakan teknik  pengambilan sampel total sampling. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar 85,8% responden baik dalam memberikan perawatan pada lansia dan sebagian besar 75,8% responden memenuhi syarat dalam memodifikasi lingkungan yang sehat. Hasil uji statistik didapatkan tidak ada pengaruh memberi perawatan dengan kekambuhan rematik pada lansia (pValue=0,53) dan ada pengaruh antara memodifikasi lingkungan yang sehat terhadap kekambuhan rematik pada lansia (pValue=0,047). Diharapkan kepada petugas kesehatan agar aktif lagi dalam memberikan promosi kesehatan tentang rematik pada lansia.

The number of elderly population in Indonesia 2005 were  approximately 18 million people and by the year 2015 were  estimated to be approximately 29 million people. According to UN data, Indonesia were  estimated to have the highest population increase in the world's elderly, which were  414% in just 35 years. The purpose of this study was  to determine the effect of the implementation of family health tasks in providing care and environmental modification toward  rheumatic in the elderly in Jorong Taratak Pauh Solok  District in 2009. The design of this study is descriptive analytic with cross sectional approach, this research was conducted from September 2008 until April 2009. The number of samples in this study were 120 respondents by using sampling total sampling technique. The results showed that most 85.8% of respondents were good in providing care to the elderly and 75.8% of the respondents were eligible to modify the healthy environment. The results of statistical test showed no effect of giving treatment with rheumatic recurrence in elderly (pValue = 0,53) and there was influence between modifying healthy environment toward  rheumatic recurrence in elderly (pValue = 0,047). It is expected that health workers can be active contribute  health promotion about rheumatism in elderly 

 

References

Allender, J.A., & Spradley, B.W. (2005). Community health nursing: Promoting and protecting the public’s health
Ate, M. M. (2008). Hubungan status fungsi tubuh (oral) dengan status gizi lansia di Panti Wredha Wening Wardoyo Ungaran Semarang. Diperoleh pada tanggal 25 November 2001 dari www.eprints.undip.ac.id/9301/1/Abstrak.pdf
Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional. (2006). Modul bina keluarga lansia. Medan
Badan Pusat Statistik Provinsi Riau. (2009). Riau dalam angka 2009. Diperoleh tanggal 5 Desember 2010 dari http://riau.bps.go.id/publikasi-online/riau-dalam-angka2009.html
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2001). Pedoman pembinaan kesehatan lanjut usia bagi petugas kesehatan II. Jakarta
Efiani, E. (2010). Kondisi psikologis lansia akibat proses penuaan. Diperoleh pada tanggal 28 Mei 2011 dari www.repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/17136/4/Chapter%20II.pdf
Hogstel, M.O. (2001). Gerontologi nursing care of the older adult. USA: Thomson Learning
Hutapea, R. (2005). Sehat dan ceria di usia senja suatu awal baru. Jakarta: Rineka Cipta.
Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Republik Indonesia. (2009). Profil lanjut usia. Diperoleh tanggal 5 Desember 2010 dari http://data.menkokesra.go.id/socialsecurity
Koswara, S. (2007). Menu sehat bagi manula. Diperoleh pada tanggal 28 Mei 2011 dari www.ebookpangan.com/.../MENU%20SEHAT%20BAGI%20MANULA.pdf
Kuswandari, I. H. (2009). Gambaran peranan keluarga terhadap perilaku hidup sehat lanjut usia di wilayah kerja puskesmas darussalam kecamatan petisah . Diperoleh pada tanggal 29 Mei 2009 dari www.repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/14741/1/09E02455.pdf
Laksmiarti & Maryani (2002). Tetap Sehat di Usia Lanjut Dengan Gizi Sehat. Diperoleh pada tanggal 17 november 2010 dari http://www.tempo.co.id/medika/arsip/092002/hor-1.htm
Mubarak, W. I., Santoso, B. A., Rozikin, K., dan Patonah, S. (2006). Buku ajar ilmu keperawatan komunitas 2: Teori dan aplikasi dalam praktik dengan pendekatan asuhan keperawatan komunitas, gerontik dan keluarga. Jakarta: Sagung Seto
Napitupulu, H. (2001). Faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi lanjut usia (lansia) di Kota Bengkulu. Diperoleh pada tanggan 27 Desember 2010 dari http://digilib.ui.ac.id/opac/themes/libri2/detail.jsp?id=718648&lokasi=lokal
Notoadmojo, S. (2005). Metodologi penelitian kesehatan. (Ed. 3). Jakarta: Rineka Cipta
Pranarka, K. (2006). Penerapan geriatrik kedokteran menuju usia lanjut yang sehat. Diperoleh pada tanggal 29 Mei 2011 dari www.journal.ui.ac.id/upload/artikel/07_Fatmah_Imunitas_revisi.PDF
Rahayu, C. S. (2005). Hubungan pengetahuan, sikap dan praktek tentang gizi seimbang dengan status gizi warga usia lanjut di wilayah kerja puskesmas adiwerna kabupaten tegal. Diperoleh pada tanggal 29 Mei 2011 dari www. eprints.undip.ac.id/9855/1/2372
Soemirat, S. (2005). Pengaruh sosial ekonomi terhadap kesehatan. Diperoleh pada tanggal 10 Februari 2011 dari http://eprints.undip.ac.id
Stanley, M & Beare, P. G. (2007). Buku ajar keperawatan gerontik. (Ed. 2). Jakarta: EGC
Yani, A (2004). Faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi lansia di klub jantung sehat semarang. Diperoleh pada tanggal 28 Mei 2011 dari www.eprints.undip.ac.id/26195/1/16_Ahmad__Yani_G2C203062_A.pdf
***
Published
31-12-2018