HUBUNGAN PERSEPSI WANITA USIA SUBUR TERHADAP MOTIVASI WANITA USIA SUBUR DALAM MELAKUKAN PEMERIKSAAN PAP SMEAR DI PUSKESMAS HARAPAN RAYA PEKANBARU

  • asri wahyuni safitri STIKes Hang tuah
  • Susi Erianti
  • Bayu Saputra
Keywords: Perception and Motivation, Pap Smear Examination, Fertile Aged Women

Abstract

Pap Smear examination is doing to detect of pre-cancer alteration which possible occurs in cervix. One of the factors of fertile aged women did not do the pap smear examination is not allowed by their husband and embarrassed feeling when examined by male doctors. The family support is very influential to ward  the motivation of fertile aged woman to do the pap smear examination. This study aims to determine the relationship between perception and motivation of fertile aged women to do pap smear examination. This was a quantitative study with correlation and cross sectional design. The samples were 100 participants which taken by purposive sampling technique. The data analyzed were used univariate and bivariate with chi-square test. The results showed a part of participants  were in 22-35 years old, the education level were senior high school, they are the housewives. There was no relationship between perception and motivasion of fertile aged women to do pap smear examination at region of Harapan Raya public health center in pekanbaru (Pvalue 0,124 > 0,05). It is recommended to Harapan Raya Public Health center to increase the health education about pap smear examination. New psychoanalytic factors I am very idolized and very love my father as much as51 responden (57,30%) biological factor is I feel have character like woman feminim counted 51 respondent.

References

Arifin, G. (2010). Menikah untuk bahagia. Jakarta: PT elex media komputindo
Asia Pacific Coalition on Male Sexual Health (APCOM).(2010). Addresing the Needs of Young Men Who Have Sex with Men.APCOM Policy Brief. 4:1- 4Diperolehdarihttp://hivhealthclearinghouse.uneso.org/library/documents/addresing-needs-young-men-who-have-sex-men
Aziz, S. (2017). Pendiidikan seks perspektif terapi sufistik bagi LGBT.Jakarta: Ernest
Berapa Sebenarnya Jumlah Gay di Seluruh Indonesia? (2015). Diperoleh dari www.google.co.id/amp/m.republika.co.id
Biro Pusat Statistik. (2010). Statistik Daerah Kabupaten Belitung Timur 2010. Belitung: BPS
Hana, B. (2014). Rigth the start. Jakarta: PT Elex Media Komputindo
Johnson. (2004). The politics of signs: gay and lesbian issues in comparative perspective.
Kadir, A., Fauzi, A., Yulianto, E., Baehaqi., Kurnianto, R., Rosmiati., DKK. (2012). Dasar-Dasar Pendidikan. Jakarta: Perpustakaan Nasional: Katalo Dalam Terbitan
Katalog Biro Pusat Statistik. (2010). Statistik Daerah Kabupaten Belitung Timur 2010. Belitung: BPS
Kaplan, H. I.,&Sadock, B.J. (2010). Sinopsis psikiatri; Ilmu pengetahuan perilaku psikiatriklinis, Jilid II.Tanggerang : Binarupa Aksara.
Koeswinarno. (2004). Hidup sebagai waria. Yogyakarta: LkiS
Komisi Penanggulangan AIDS Kota Pekanbaru. (2016). Surat keterangan laporan hasil pemenataan LSL populasikuci (WPS dan LSL) tahun 2015. KP AIDS kota Pekanbaru
Kusmiran, E. (2011). Kesehatan reproduksi remaja dan wanita. Jakarta: Salemba Medika.
Madani, H, A., Risman, E., &Riswan, S. (2009). EnSeXclopedia. Jawaban tuntas masalah pubertas & seksualitas remaja. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
Madyan, A, S., (2009). Aids dalam islam: Krisis moral atau krisis kemanusiaan?. Bandung: PT Mizan Pustaka
Megasari, K., Ardhiyanti, Y., & Syukaisih. (2017). Fenomena Perilaku Seksual Oleh Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) Di Kota Pekanbaru
Niernoventy.,siyoto, S., & Sari, D., K. (2017). Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Perilaku Homoseksual (Gay) di Kota Kediri. Diperoleh dari www.stikes strada.ac.id
Notoadmodjo, S. (2010). Metode penelitian dan kesehatan. Jakarta: Rineka cipta.
Notoadmodjo.(2012). Metode penelitian kesehatan (ed.Rev). Jakarta :Rineka cipta.
Notoatmodjo. (2017). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta
Nursalam. (2011). Manajemen keperawatan : Aplikasi dalam praktik keperawatan presional. Jakarta: Salembamedika
PKBI, (2017). Orientasi seksual. diperoleh dari http://pkbi-diy.info/?page_id=3489
Potter, P. A., & Perry, A., G. (2005). Fundamental keperawatan: Konsep, proses, dan praktik, Ed 4. Jakarta: Buku Kedokteran EGC
Riwidikdo, H., (2008). Statistik Kesehatan. Mitra Cendikia Press. Yogyakarta
Rokhmansyah, A. (2016). Pengantar gender dan feminisme (pemahaman awal kritik sastra feminisme). Jakarta: Salemba Medika
Sahputra, D., (2016). Defenisi pekerjaan, profesi, jabatan, dan karir. Diperoleh dari http:www.academia.edu/11362672/DEFENISI_PEKERJAAN
Santrock, J. W.,(2003). Adolescence, perkembangan remaja. (Ed6). Jakarta: Erlangga
Singgih, G. (2000). Psikologi perkembangan. Jakarta: PT. BPK Gunung Mulia
Sufa, I. G., (2013). 70 persen kasus hiv baru diderita usia produktif. Diperoleh dari http:www.tempo.co/read/news/2013/10/28/078525282/70-Persen-Kasus-HIV-Baru-Dideritas-Usia-Produktif
Sugioyono. (2011). Metode penelitian kuantatif dan kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta
Suherman, S. A. (2010). Yuk kenali seks (edukasi seks untuk remaja). Jakarta: Yramawidya
Suherman, S. A. (2013). Yuk kenali seks (edukasi seks untuk remaja). Jakarta: Yramawidya
Sujarweni, V. W. (2014). Metodelogi penelitian keperawatan. Yogyakara: Gava Media.
Semiun, Y. (2006). Kesehatan mental. Yogyakarta : Kanisius IKAPI.
Sunaryo, (2004). Psikologi untuk keperawatan. Jakarta : ECG
Syalaby, A. (2016). Berapa sebenarnya jumlah gay di seluruh Indonesia? Diperoleh dari http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/umum/16/01/23/o1e9ut394-berapa-sebenarnya-jumlah-gay-di-seluruh-indonesia.
Syalaby, A. (2016). Salam UI: Jangan pernah diskreditkan penderita LGBT. Khazanah republika.co.id
Winarsih.(2014). Perilaku Seksual Komunitas Gay Kaitanya dengan HIV/AIDS.dari http://jurnal.fkip.uns.ac.id
Yahya, H. (2000). Heteroseksualitas. Diperoleh darihttp://Heteroseksualitas%20(Heteroseksual)%20BUKU%20ENSIKLOPEDI%20DUNIA%20BERBAHASA%20INDONESIA%20Ggkarir.html
Yudiyanto. (2016). Fenomena lesbian, gay, biseksual dan transgender (lgbt) di indonesia serta upaya pencegahannya. Diperoleh dari e-jurnal.metrouniv.ac.id/index.xphp/nizham/articel/view/906
Published
13-11-2019