PERBEDAAN TINGKAT TOLERANSI STRES PADA REMAJA BERTIPE KEPRIBADIAN EKSTROVERT DAN INTOVERT DI KELAS XI SMA NEGERI 1 SUMBERPUCUNG KABUPATEN MALANG

PERBEDAAN TINGKAT TOLERANSI STRES PADA REMAJA BERTIPE KEPRIBADIAN EKSTROVERT DAN INTOVERT DI KELAS XI SMA NEGERI 1 SUMBERPUCUNG KABUPATEN MALANG

  • Achmad Vindo Galaresa STIKes Pekanbaru Medical Center
Keywords: tipe kepribadian, tingkat toleransi stress, remaja

Abstract

Kepribadian adalah organisasi dinamis dalam diri individu yang terdiri dari sistem-sistem psikofisik yang menentukan tingkah laku dan pikirannya secara karakteristik. Tingkat toleransi stres merupakan tingkat dan durasi stres yang dapat ditoleransi individu tanpa menjadi kacau dan irasional, atau dengan kata lain merupakan ambang batas sebelum terjadinya perilaku yang tidak efisien dan pikiran yang tidak rasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat toleransi stres pada remaja bertipe kepribadian ekstrovert dan introvert di kelas XI SMA Negeri 1 Sumberpucung. Penelitian ini adalah cross-sectional yang dilakukan pada 149 responden di kelas XI SMA Negeri 1 Sumberpucung dan sampel dibagi kedalam dua tipe kepribadian, yaitu ekstrovert dan introvert dan dilihat tingkat toleransi stres. Baik tipe kepribadian dan tingkat toleransi stres diukur menggunakan kuesioner, uji statistik menggunakan chi-square. Hasil penelitian adalah nilai P < α (0,00<0,05), sehingga H0 ditolak dan terdapat perbedaan tingkat toleransi stres pada remaja bertipe kepribadian ektrovert dan introvert di kelas XI SMA Negeri 1 Sumberpucung.

References

Asmika, dkk. Prevalensi Depresi dan Gambaran Stressor Psikososioal. Jurnal Kedokteran Brawijaya, 2008.
Astuti, C.D.P, 2003. Hubungan Kualitas Komunikasi dan Toleransi Stres dalam Perkawinan. Sukma, Yogyakarta.
Atkinson, R.L, Atkinson, R.C and Hilggard, E.R, 1983. Introduction to Psychologi. Harcourt Brace Jonavich, London.
Atkinson, R.L, Atkinson, R.C,, Smith, E.E., Bem, D.J, 1991. Pengantar Psikologi : jilid 2. Alih Bahasa : Dr. Widjaja Kusuma. Interaksara, Batam.
Brower, M,dkk, 1989. Kepribadian dan Perubahannya. PT Gramedia, Jakarta.
Chaplin, J.P, 2001. Kmaus Lengkap Psikologi. PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta.
Cofer, C.N. and Butcher, J.N, 1992. Abnormal Psychological and Modern Life. Harper Collins Publiser, USA.
Cole, GA, 1995. Organisational Behaviour: Theory and practice. Thomson Learning, London.
Fajri, A. 2009. Perbedaan Toleransi Terhadap Stres Pada Remaja Bertipe Kepribadian Ekstrovert dan Introvert di SMA Assalam Sukoharjo. Skripsi. Universitas Muhammadiyah, Surakarta.
Hall dan Lindzey, 2005. Teori-Teori Psikodinamik Klinis. Kanasius, Yogyakarta.
Hawari, D, 1997. Ilmu Kesehatan Jiwa. PT. Dana Bakti Prima Yasa, Yogyakarta.
Hidayat, A.Aziz Alimul, 2004. Pengantar Dasar Konsep Keperawatan. Salemba Medika, Jakarta.
Hurlock, EB, 2003. Perkembangan Anak Jilid 2. Erlangga, Jakarta.
Hurlock, Elizabeth Bergner, 1999. Psikologi Perkembangan: “Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan”. Erlangga, Jakarta.
Izzaty, R.E, 1996. Penerimaan diri dan Toleransi Terhadap Stres pada wanita berperan ganda. Skripsi. Yogyakarta.
Jayanti, P. 2009. Perbedaan Organisasi Citizenship Behavior antara Pegawai dengan Tipe Kepribadian Ekstrovert dan Introvert. (http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/14514, diakses pada 4 Mei 2014 pukul 22.06 WIB)
Juswantini, L, 2011. Perbedaan Tingkat Stres Berdasarkan Tipe Kepribadian Ekstrovert dan Introvert pada Wanita Lajang. (http://library.gunadama.ac.id/repository/files/102903/10599133/bab-ii.pdf, diakses pada 21 Juni 2014 pukul 21.33 WIB)
Karten, N, 2008. Introverts and eksrovert in the workplace. (http://www.nkarten.com/Elwebinarhandout.pdf, diakses pada 1 juni 2014 pukul 16.08 WIB)
Kurnia. 2007. Perkembangan Peserta Didik. (http://pjjpgsd.dikti.go.id/file.pp/1/repository/dikti/mata%20kuliah%20awal/Perkembangan%20peserta%20Didik/BAC/perkembeljrPsrtDidik_Unit3.pdf, diakses pada 16 Juni 2014 pukul 09.14 WIB)
Maramis, W.F, 2004. Ilmu Kedokteran Jiwa. Airlangga University Press, Surabaya.
Matthews, G. Deary, IJ. Whiteman, MC, 2003. Personality trait. (Http://directory.umm.ac.id/sistem-pakar/9780521831079ws.pdf, diakses pada 3 juni 2014 pukul 14.20 WIB)
Monks, Fj & AMP, Hadinoto, 1999. Psikologi Perkembangangan: Pengantar dalam Berbagai Bagiannya. Gajah Mada University Press, Yogyakarta.
Morton,M. & Montgomery,P. 2011.Youth Empowerment Program for Improving Self-Efficiency and Self-Esteem of Adolescent. The Cambell Colaboration
Muawannah, S. 2009. Hubungan Antara Tingkat Kecerdasan Emosional dengan Tingkat Kecemasan pada Mahasiswa Program A yang Akan Melaksanakan Ujian di Jurusan Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya. Tugas Akhir. Tidak Diterbitkan. Fakultas kedokteran Universitas Brawijaya, Malang
Needlman, R, 2004. Adolescent Stres. (http://www.drspock.com/article/0,1510,7961,00.html, diakses pada 3 juni 2014 pukul 13.09 WIB)
Papilla, Diane E & Olds, Sally Wendkos, 1998. Human Development 7th Edition. Mc-Graw Hill, USA
Potter, PA. Perry, AG. 2005. Buku Ajar Fundamental Keperawatan : Konsep, Proses, dan Praktik. EGC, Jakarta.
Ratih, K. The Role of Extroversion in Developing Speaking skill. 2011. (http://www.geocities.ws/nuesp_indonesia/paper_11.htm, diakses pada 18 Mei 2014 pukul 14.10 WIB)
Rice, Philip L, 1992. Stress & Health (2nd ed). Brooks/cole Publishing Company, California.
Rosidy dan Makmuri, 1994. Pengaruh Kecemasan Terhadap Perubahan Tekanan Darah siswa. Majalah Kedokteran Indonesia Universitas Gajah Mada, IV (4):10
Santrock, Jhon W, 1998. Adolescence 7th edition. Mc-Graw Hill, Washington, DC.
Sarwono, S, 1994. Psikologi Remaja. PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta.
Schultz, D, 1991. Psikologi Pertumbuhan: Model-Model Kepribadian Sehat. Kanisius, Yogyakarta.
Sholihat, MA. 2011. Perbedaan Tingkat Kecemasan Mahasiswa dengan Tipe Kepribadian Ekstrovert dan Introvert yang Akan Melaksanakan Ujian TengahSemester. Tugas Akhir. Tidak Diterbitkan. Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, Malang.
Smet, Bart, 1994. Psikologi Kesehatan. PT.Grasindo, Jakarta.
Sofyandi, Herman & Garniwa Iwa, 2007. Perilaku Organisasional. Graha Ilmu, Yogyakarta.
Srivastava S, John OP, and Gosling SD. Development of personality in Early and Middle adulthood: Set Like Plaster or Persistent Change?. Journal of Personality and Social Psychology. 2003 vol 84 no 5.1041-1063
Suryabrata, S, 1998. Psikologi Kepribadian. Rajawali Pers, Jakarta.
Suryabrata,S, 205. Psikologi Kpribadian. PT Raja Grafindo Persada, Jakarta
Waryono, P, 1994. Hubungan antara toleransi stress dan prestasi belajar mahasiswa magister manajemen. Skripsi, Yogyakarta.
Published
19-03-2021