HUBUNGAN ANEMIA DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA KEBIDANAN TINGKAT II DAN III DI AKADEMI KEBIDANAN HELVETIA PEKANBARU

  • Juli Selvi Yanti STIKes Hang Tuah Pekanbaru
  • Eka Maya Saputri
  • Firman Edigan
  • Muhamadiah Muhamadiah

Abstract

Anemia adalah suatu kondisi medis dimana jumlah sel darah merah atau hemoglobin normal umumnya berbeda pada laki-laki dan perempuan. Untuk pria, anemia biasanya didefinisikan sebagai kadar hemoglobin kurang dari 13,5 gram/ 100ml dan pada wanita sebagai hemoglobin kurang dari 12,0 gram/ 100ml. Remaja yang kurang sehat akibat anemia dapat mengalami kesulitan belajar, karena mudah capek, mengantuk, pusing, daya konsentrasinya hilang, kurang semangat, pikiran terganggu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan  Anemia dengan  Prestasi  Belajar Mahasiswa  Kebidanan  Tingkat  II  dan III  di Akademi Kebidanan Helvetia Pekanbaru. Metoda: Desain penelitian ini adalah cross-sectional yang dilakukan di AKBID Helvetia Pekanbaru. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiwi tingkat II dan III yang berjumlah 110 orang, dimana seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Analisa data yang digunakan yaitu analisa univariat dan bivariat dengan uji Chi Square. Hasil: Dari hasil penelitian didapatkan hasil bahwa ada hubungan yang signifikan hubungan anemia dengan prestasi belajar mahasiswa kebidanan Akbid Helvetia Kota Pekanbaru p value 0,005 (< 0,05). Saran: Diharapkan para mahasiswa untuk menjaga pola makan dan mengkonsumsi makanan yang banyak  mengandung zat besi dan Perlunya kerjasama dari pemerintah maupun masyarakat dengan pihak institusi melalui program PIK-Maha.

References

Adriani, M dan Wirjatmadi, B (2014). Peranan Gizi dalam Siklus Kehidupan. Jakarta: Kencana.

Adriani, M, dan Wirjatmadi, B. 2012a. Pengantar Gizi Masyarakat. Kencana: Jakarta.

Adriani, M, dan Wirjatmadi, B. 2012b. Peran Gizi Dalam Siklus Kehidupan. Kencana: Jakarta.

Ahmadi dan Supriyono. 2008. Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Almatsier, S. 2009. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. PT Gramedia .Pustaka Utama: Jakarta.

Annas, Mohamad. 2011. Hubungan Kesegaran Jasmani, Hemoglobin, Status Gizi dan Makan Pagi Terhadap Prestasi Belajar, Sport Science Journal. Semarang.

Arifuddin, 2009. Hubungan Antara Motivasi dengan Prestasi Belajar Siswa Pada Pelajaran Geografi Kelas XI IPS SMA Singaraja.

Depkes RI. 2010. Kesehatan Remaja Problem dan Solusinya. Jakarta: Salemba Medika.

Depkes RI. 2011. Kesehatan Otak Modal Dasar Hasilkan SDM Handal, dalam Depkes News. http://info.depkes.com/2012/12/06/kesehatan-otak modal-dasar-hasilkan-sdm-handal. Diunduh Minggu, 6 Desember 2011.

Djajaningrat, H., Chairlan dan Mardiana (2014). Analisis Hubungan Kadar Hemoglobin dengan Prestasi Belajar Mahasiswa Penghuni Asrama Poltekkes Jakarta III. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan, Vol. 1 No. 2.

Dumilah dan Sumarmi (2017). Hubungan Kejadian Anemia dengan Prestasi Belajar Siswi di SMP Unggulan Bina Insani. Jurnal Amerta Nutr, Vol. 1, No.4.

Indriyani. 2010. history/2067304-faktor-yang-mempengaruhi-kadar-dan-kerja hemoglobin. Diunduh Jumat, 20 Juli 2012.

Oktaviana (2013). Hubungan Kejadian Gizi Kurang, Anemia Gizi Besi dan GAKY dengan Prestasi Belajar. Unnes Jornal of Public Health, Vol. 2, No.1.

Putra dan Sutama (2014). Hubungan Kadar Hemoglobin Siswa danMotivasi Belajar dengan Prestasi Belajar Siswa Kelas VIII di SMPN 2 Kubung Kabupaten Solok Tahun 2012. Jurnal Afiyah, Vol. 1 No.1.

Rachmawati. 2010. Anemia Defisiensi Besi. Jakarta: Jurnal Kesehatan Suara Forikes.

Sinaga, E (2005). Hubungan antara Kadar Hb dengan Prestasi Belajar pada Murid SD Negeri No.173728 Lobuta Kecamatan Palipi Kabupaten Samosir Tahun 2005. Jurnal Mutiara Kesehatan Indonesia, Vol. 1, No. 2.

Wijayanti, Anissa. 2005. Skripsi Hubungan Kadar Hemoglobin dengan Prestasi Belajar Siswi SMP Negeri 25 Semarang. Fakultas Kesehat Masyarakat Universitas Negeri Semarang.
Published
13-02-2019